Jelang musim baru Liga Futsal Profesional Indonesia 2025-2026, Owner Unggul FC Malang, Nicola Reza ingatkan visi-misi dan identitas klub terhadap pelatih dan pemain. Mereka dikumpulkan dalam pertemuan di Villa Graha Samudra, Kabupaten Malang, Minggu (24/8/2025).
Unggul FC memiliki visi menjadi klub futsal terdepan di wilayah ini dengan manajemen yang profesional, catatan prestasi yang positif, dan konsisten melahirkan talenta-talenta baru.
Unggul FC juga rumah bagi semua pemain, baik yang muda maupun senior, untuk berkembang bersama, sekaligus berkontribusi bagi perkembangan futsal di komunitas kita, di kota Malang, bahkan untuk Indonesia.
Sementara, misi Unggul FC adalah menyediakan lingkungan yang mendukung dan inklusif bagi semua orang, tanpa batasan usia maupun kemampuan, untuk belajar, berkembang, dan menikmati permainan futsal. Hal itu coba diwujudkan melalui pelatihan yang berkualitas, fasilitas memadai, dan budaya tim yang positif.
“Selain itu, kita juga berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan rasa saling menghargai, tanggung jawab, baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Reza.
Musim ini, Unggul FC mengusung hashtag #NeverStopLearning yang bermakna tak pernah berhenti untuk belajar. Reza juga berpesan kepada pasukannya untuk tetap rendah hati.

Lewat pertemuan pertama musim ini tersebut, Reza juga menunjukkan Identitas Unggul FC yang harus selalu ditunjukkan oleh setiap personel timnya. Mereka diharapkan memiliki
To be Unggul (Karakter mental seorang pemain) karakter yang ‘Unggul’ banget.
“Karakter Unggul FC itu bermain selalu untuk menang, jangan pernah berhenti mencoba, tidak takut, menghormati lawan, wasit, dan permainan, Berani, tim adalah yang utama yang harus dilindungi, kompetitif di setiap detik, berkomunikasi, dan selalu menuntut lebih,” imbuhnya.
Selain itu, Reza juga membagikan nilai-nilai profesionalisme dalam keseharian yang harus dimiliki Skuad Unggul FC. Di antaranya integritas, objektivitas (fokus pada tujuan tim), perilaku profesional, menjaga kerahasiaan, komitmen maksimal, saling berbagi, tanggung jawab, kesadaran hidup sehat dan bugar, berkomunikasi sesuai aturan.
“Sebagai individu atau pemain profesional dan sebagai sebuah tim, penggawa Unggu FC juga harus memiliki identitas hidup, yakni prinsip hidup yang baik, menginspirasi orang lain, menjaga diri sendiri, memeluk tanggung jawab, merangkul komunitas, perilaku sosial yang baik, ikuti aturan, membangun semangat dan lingkungan tim yang baik, serta selalu ambisius dan berani,” jelas Reza.
Pengusaha pusat olahraga di Kota Malang itu pun bicara panjang lebar terkait komunikasi. Menurutnya, hal itu juga menjadi fondasi dasar dalam permainan futsal.
“Futsal adalah soal komunikasi. Sampaikan pesan secara jelas, maka tidak ada ruang untuk kesalahpahaman atau perubahan makna pesan, yang bisa mengurangi potensi konflik. Komunikasi yang jelas dan efektif ini juga terkait komunikasi dari manajemen ke pelatih, lalu ke pemain, maupun sebaliknya. Jangan takut menjadi transparan, dan bantu,” terangnya.
Menurut suami mantan vokalis band Geisha, Momo itu, futsal juga tak bisa dilepaskan dari rasa optimistis. Reza mengisahkan, di tahun-tahun awal fondasi Unggul FC telah dibangun dengan komunikasi.
“Sekarang di tahun keempat ini sudah waktunya menanamkan optimisme juara. Jangan pesimis!” tandasnya.